Cara Reset Printer Epson L120

Posted on

Lampu indikator pada printer Epson L120 anda menyala berkedip? Mungkin itu adalah indikasi jika printer Epson L120 anda sedang rusak. Jika sudah seperti itu maka pencetakan tak dapat dilakukan.

Namun tak perlu buru–buru untuk mendatangi jasa servis untuk menservis printer Epson L120 anda sebab sebetulnya proses untuk mengembalikannya seperti sedia kala sangatlah mudah untuk dilakukan. Terdapat dua cara utama dalam melakukan reset printer Epson L120 yaitu dengan cara manual dan dengan bantuan software.

Epson L120

Sekilas Tentang Epson L120

Eosib L120 adalah salah satu jenis printer Epson seri L yang menyempurnakan printer generasi sebelumnya yaitu L110 dan L100. Perbedaan antara printer pendahulunya dan printer Epson L120 tak jauh berbeda dari segi tampilan. Namun perbedaan yang mencolok terdapat pada bagian ink tank-nya.

Printer Epson L120 menggunakan teknologi terbaru tanpa dipasangi kuncian ink tank sebab ink tank-nya telah menyatu dengan bagian body. Ini cukup menguntungkan bagi pengguna sebab tak perlu melepas dan memasang ink tank saat hendak memindahkan printer.

Printer ini juga cukup efisien dalam mencetak. Printer Epson L120 mampu mencetak hingga 4000 halaman hanya dengan 700 ml tinta hitam. Oleh sebab itu maka printer ini sangat dapat diandalkan bagi bisinis perccetakan atau perkantoran yang sering mencetak dokumen hitam putih.

Penyebab Epson L120 Berkedip

Masalah yang sering dihadapi oleh pengguna Epson L120 adalah lampu berkedip-kedip secara bergantian. Masalah ini kerap terjadi pada printer Epson L120 dan membingungkan pemiliknya. Padahal biasanya kedipan berarti dibutuhkan pengisian tinta dan sekalipun tinta sudah terisi penuh, kedipan masih terjadi pada Epson L120.

Penyebab Epson L120 berkedip tak hanya itu saja, apabila terjadi masalah pada hardware atau perangkat keras pada Epson L120, maka printer Epson L120 akan meresponnya dengan kedipan. Masalah yang umumnya terjadi adalah terjadinya paper jam atau kertas macet saat diprint. Jika sudah seperti ini maka dibutuhkan perbaikian teknis dengan membongkar printer bagian dalam.

Kedipan pada printer L120 juga dapat disebabkan oleh masalah software yang terjadi karena limbah tinta yang telah maksimal. Jika sudah seperti itu maka yang harus dilakukan adalah pengaturan ulang.

Cara Reset Printer Epson L120

Apabila lampu indikator tinta berkedip berwara merah hal itu menandakan perlu dilakukann reset. Reset sendiri bisa dilakukan dengan cara manual dan dengan bantuan aplikasi.

Sebaiknya coba terlebih dahulu dengan cara manual kemudian setelah itu gunakan aplikasi apabila printer tidak merespon dengan cara manual. Lalu bagaimana cara reset printer dengan cara manual dan dengan bantuan software? Berikut ulasannya:

Cara Reset Printer Epson L120

  1. Pertama hidupkan printer Epson L120.
  2. Setelah itu tekan tombol power selama 5 detik kemudian lepaskan.
  3. Nantinya lampu indikator tinta akan menyala lalu kemudian mati.

Printer telah siap digunakan kembali dan reset printer Epson L120 selesai dilakukan. Namun tak jarang sebagian orang yang mencoba panduan ini tetap tak berhasil menjadikan printer L120-nya bekerja seperti sedia kala.

Jika anda mengalami hal yang demikian maka ada cara lainnya yang bisa dilakukan. Berikut cara manual tambahan yang dapat dilakukan apabila cara manual pertama gagal dilakukan:

  1. Pertama tekan tombol daya selama 5 detik kemudian lepaskan.
  2. Setelah itu lakukan kembali namun dengan durasi 3 detik setelah itu lepaskan.
  3. Lakukan kembali dengan menekan tombol daya selama 1 detik lalu lepaskan.

Cara Reset Printer L120 dengan Software

Saat printer berkedip sebagai tanda printer tersebut perlu dilakukan reset maka pada laptop, PC, atau komputer akan muncul pesan ‘Service Required“. Untuk mengatasi hal tersebut maka dapat dilakukan reset dengan menggunakan software yang bernama reseter Epson L120. Lalu bagaimana caranya? Berikut ulasannnya:

  1. Pertama hidupkan printer L120 anda.
  2. Lalu download aplikasi reseter Epson L120 melalui link berikut ini: https://drive.google.com/file/d/1aFpNTcZsahtWAHqYVYbz81MiXV2RlsdE/view?usp=drive_open
  3. Setelah itu extract file yang telah didownload.
  4. Klik 2x pada file L210.exe
  5. Akan muncul jendela yang bertuliskan EPSON Adjusement Program lalu tekan Pacticular ajusment mode yang berada di sisi bawah pada kolom kanan.
  6. Kemudian klik Waste ink pad counter.
  7. Klik pada Check & Initialization. Check diklik saat anda ingin mengecek waste ink pad apakah sudah penuh atau belum. Sedangkan Initialization adalah untuk mereset waste ink pad counter menjadi nol kembali.
  8. Centang bagian Main pad counter.
  9. Klik check taupun initilize setelah itu klik OK pada pop up yang muncul.
  10. Matikan printer Epson L120 anda lalu hidupkan kembali.

Printer Epson L120 anda sudah dilakukan reset setelah dimatikan dan dihidupkan. Printer sudah dapat berfungsi seperti sedia kala dengan normal.

Cara Merawat Printer Epson L120

Sebagai pemilik printer Epson L120 tentunya kita ingin printer yang kita gunakan senantiasa awet dan tak mudah rusak. Jika memang demikian maka ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar printer Epson L120 tak mudah rusak. Berikut beberapa diantaranya:

  1. Gunakan Secara Rutin

Hal yang sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan mengeprint secara rutin. Saat printer diguankan secara rutin maka gear spare part akan terus bergerak sembali terlumasi dengan grease peluamas mekanik sehingga printe dapat semakin awet.

Sebalinya jika printer tak digunakan maka secara perlahan bagian gear spare part akan mengering yang mengakibartkan gear akan dapat mengalami kerusakan, patah, dan tersendat.

  1. Jangan Mencetak Terlalu Banyak Sekaligus

Mencetak sebanyak apapun kertas di printer sebetulnya tak menjadi masalah asalkan melewati masa jeda antara satu pencetakan ke pencetakan berikutnya. Jika pencetakan dilakukan sekaligus dalam jumlah yang sangat banyak akan memaksa printer L120 anda dan itu akan sangat memberatkan.

Setiap printer mempunyai masa jeda antara satu pencetakan ke pencetakan lainnya. Jeda ini digunakan printer untuk beristirahat agar gear menjadi dingin dan memebrikan kesempatan pada head printer melakukan cleaning otomatis agar kualitas hasil cetak semakin terjamin.

Apabila printer dipasakan untuk mencetak sebanyak 100 lembar maka ini akan menyebabkan gear printer menjadi cepat panas dan juga Head Printer tak punya kesempatan untuk melakukan cleaning otomatis. Akibatnya hasil cetak tak berwarna tajam sebagaimana cetakan pertama dan juga hasil cetak menjadi putus-putus.

Alih-alih mencetak 100 lembar sekaligus, sebaiknya cetaklah sebanyak 25 terlebih dahulu kemudian berikan jeda 3 menit untuk pencetakan selanjutnya sebanyak 4 kali.

  1. Ganti Selang Infus Secara Berkala

Setiap selang infus printer mempunyai masa penggunaannya sendiri yang bergantung pada jenis tinta yang dipakai. Selang printer adalah bagian yang menyalurkan tinta dari tempat tinta ke cartrige printer.

Sebagian orang mengira bahwa selama tak ada sumbatan yang menghambat tinta maka selang infus dianggap masih layak untuk dipakai. Padahal anggapan ini salah.

Printer seharusnya dignati setiap 5 hingga 6 bulan sekali jika menggunakan tinta kental berjenis tinta art paper, tinta pigment, dan tinta sublim. Namun jika tinta yang dipakai adalah tinta dye based atau tinta Anti UV maka printer hanya perlu dilakukan hanya setahun sekali saja.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *